Dalam kesempatan yang sama, Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MS menekankan pentingnya penguasaan teknologi tepat guna untuk mendukung kemajuan peternakan rakyat.
Menurutnya, pesantren memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis agribisnis dan peternakan.
Selain menerima materi teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik yang dipandu langsung oleh peternak binaan yang telah berhasil mengembangkan usaha ternak domba.
Peserta mempelajari seluruh tahapan proses fermentasi mulai dari pemilihan bahan baku, pencampuran bahan, penggunaan M-Bio, hingga teknik penyimpanan pakan hasil fermentasi.
Setelah pelatihan berakhir, peserta kembali mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait penerapan teknologi fermentasi pakan untuk mendukung usaha peternakan domba.
Tim pelaksana program terdiri atas Prof Dr Hj Rina Nuryati Ir MP sebagai ketua bersama Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MS, Dr Faqihuddin SP MP, Ade Hilman Juhaeni SP MP, Cici Aulia Permata Bunda SP MP, Alin Robiah Aladawiyah SP MAgr, Aslikh Lana Dina SSi M Biotech, serta didukung dua mahasiswa yakni Arif Juhdar Asibli dan M Falih Abdillah.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.