Dari segi desain, Jalan Layang Antapani sangat menarik karena di seluruh sisinya terdapat mural karya seniman Kota Bandung.
Fly over ini dibangun dengan menggunakan teknologi baru foamy concrete dan baja lengkung.
Sehingga, menghemat biaya pengerjaan sampai 60% dan mempercepat waktu pengerjaan hingga 6 bulan.
Jalan layang yang sering disebut paling arsty se-Indonesia ini mampu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di daerah Antapani.
[caption id=”attachment_3522″ align=”aligncenter” width=”756″]
Fly Over Kopo mengurangi antrean kendaraan di kaki simpang Jalan Cibaduyut – Leuwipanjang – Soekarno-Hatta. Foto: Dikominfo Kota Bandung[/caption]
Fly Over Kopo
Setelah fly over ini difungsikan, antrean kendaraan di kaki simpang Jalan Cibaduyut – Leuwipanjang – Soekarno-Hatta jauh lebih lancar.
Biasanya, panjang antrean kendaraan di kaki simpang sebelum adanya fly over berkisar di angka 50 sampai 100 meter.
Kehadiran Fly Over Kopo merupakan salah satu upaya akselerasi terkait pemulihan ekonomi Jawa Barat, khususnya di kawasan Bandung Raya.
Selain perbaikan infrastruktur, peningkatan mutu transportasi umum di wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung Raya, menjadi elemen penting dalam mendukung bangkitnya aktivitas setelah pandemi.









