Dari segi desain, Jalan Layang Antapani sangat menarik karena di seluruh sisinya terdapat mural karya seniman Kota Bandung.
Fly over ini dibangun dengan menggunakan teknologi baru foamy concrete dan baja lengkung.
Sehingga, menghemat biaya pengerjaan sampai 60% dan mempercepat waktu pengerjaan hingga 6 bulan.
Jalan layang yang sering disebut paling arsty se-Indonesia ini mampu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di daerah Antapani.
Setelah fly over ini difungsikan, antrean kendaraan di kaki simpang Jalan Cibaduyut – Leuwipanjang – Soekarno-Hatta jauh lebih lancar.
Biasanya, panjang antrean kendaraan di kaki simpang sebelum adanya fly over berkisar di angka 50 sampai 100 meter.
Kehadiran Fly Over Kopo merupakan salah satu upaya akselerasi terkait pemulihan ekonomi Jawa Barat, khususnya di kawasan Bandung Raya.
Selain perbaikan infrastruktur, peningkatan mutu transportasi umum di wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung Raya, menjadi elemen penting dalam mendukung bangkitnya aktivitas setelah pandemi.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.