Home Nasional 9 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Pelajar di Tasikmalaya, Knalpot Bising Jadi Pemicunya

9 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Pelajar di Tasikmalaya, Knalpot Bising Jadi Pemicunya

Sebagian besar warga tertahan di luar mapolres. Mereka tak diizinkan masuk mapolres. Hanya keluarga korban yang diizinkan masuk.

Emosi warga semakin memuncak saat tiga yang berusia dewasa digiring petugas kepolisian ke konferensi pers.

Kata-kata kecaman dan hujatan terlontar dari keluarga yang marah kepada pelaku.

Armilah, nenek dari Ghazwan Ghaisan, mengatakan pelaku harus mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Meskipun hukuman berat tetap tidak bisa mengembalikan cucunya, setidaknya ditegakkan secara adil.

”Dia harapan keluarga, pernah mewakili Kota Tasik di kerjurda,” ujar perempuan berusia 56 tahun tersebut.

Paling menyakitkan bagi Armilah, sebagian merupakan warga sekampung dengan cucunya.

Mereka seolah tidak ada rasa peduli terhadap cucunya. ”Ada yang masih tetangga, masak tidak kenal dan saya,” katanya.

Sedangkan Imas (50), orang tua FMS (14), korban selamat dari kasus itu, menjelaskan kondisi anaknya belum pulih benar.

Akibat dianiaya, FMS mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya terutama di kepala dan leher.

Saat ini FMS baru bisa berjalan sedikit tetapi masih sulit makan karena mulutnya terluka dan satu giginya copot.