Dia memperkirakan biaya pengisian penuh tangki motor dengan Pertamax kini bisa mencapai lebih dari Rp 40 ribu. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Sebagai pengemudi ojek online, Ahmad mengaku harus mengatur strategi agar pengeluaran bahan bakar tidak membengkak.
Dia memilih mengurangi perjalanan yang tidak perlu setelah menyelesaikan pesanan. Selain itu, ia menjadi lebih selektif dalam menerima order.
Pesanan dengan rute panjang dan berpotensi macet cenderung dihindari karena dinilai dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pendapatan tetap stabil di tengah kenaikan biaya operasional.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM non-subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green.
Kebijakan itu diambil setelah melalui koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan penyesuaian harga merupakan hasil evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia.
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat layanan digital di bidang ketenagakerjaan. Salah satunya melalui…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Pertamina resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak alias BBM non subsidi…
RADARSINGAPARNA.COM— Hot news dalam update transfer, Persib siap datangkan Jese Rodriguez ke Bandung. Eks striker…
RADARSINGAPARNA.COM - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melakukan kunjungan ke Istana Negara pada Selasa (9/6/2026) untuk…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk memperpanjang waktu pengisian data Pemetaan Calon Murid…
RADARSINGAPARNA.COM - Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., secara resmi membuka Olimpiade…
This website uses cookies.