Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya saat ini giat menjalankan program UPLAND yang berfokus pada pengembangan agribisnis padi organik.
Baca Juga: Bingung Pilih Laptop? Inilah Laptop Murah Untuk Sekolah Rekomendasi Terbaik 2024
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani di wilayah dataran tinggi dan mengurangi tingkat kemiskinan melalui integrasi sektor hulu dan hilir.
Asep Hidayat Koswara, selaku Manager Project Implementation Unit (PIU) UPLAND Kabupaten Tasikmalaya menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memilih komoditas unggulan yang bisa dikembangkan secara terintegrasi dari hulu ke hilir.
Harapannya, program ini mampu meningkatkan pendapatan petani dan membantu menurunkan angka kemiskinan.
Pelaksanaan program UPLAND di Tasikmalaya dimulai sejak tahun 2021 dan akan terus berlanjut hingga 2024.
Fokusnya tidak hanya pada produksi, tetapi juga pada ketahanan pangan serta peningkatan posisi tawar petani di pasar.
Asep juga menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan program ini adalah integrasi yang menyeluruh dari hulu hingga hilir, memastikan bahwa proses pertanian dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
RADARSINGAPARNA.COM – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Andi Supriyadi menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi terbuka…
RADARSINGAPARNA.COM – KH Cucun Ahmad Syamsurijal resmi mengemban amanah sebagai Ketua MPP KAC (Majelis Pengurus…
RADARSINGAPARNA.COM— Teka-teki soal bocoran skuad Persib Bandung musim depan mulai muncul. Mantan pelatih Persib Bojan…
RADARSINGAPARNA - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melantik tujuh Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu…
RADARSINGAPARNA.COM— Bek Persib Patricio Matricardi dikabarkan gabung Lion City Sailors dan tinggalkan Persib Bandung untuk…
RADARSINGAPARNA.COM – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya…
This website uses cookies.