Bantuan insentif Guru PAI non ASN dan non sertifikasi Tahap II mulai dicairkan sejak Juni 2026. -Kemenag-
RADARSINGAPARNA.COM – Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag telah menyalurkan bantuan insentif Tahap II bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah.
Penyaluran dilakukan sejak awal Juni 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada guru PAI yang belum berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan belum memiliki sertifikat pendidik.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus mendukung kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan peningkatan kesejahteraan guru menjadi salah satu fokus Kementerian Agama.
Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian kepada para guru yang selama ini mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, termasuk Guru PAI non-ASN.
Dia berharap bantuan insentif tersebut dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan nilai-nilai keagamaan di sekolah.
Suyitno selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menjelaskan bantuan insentif merupakan bentuk afirmasi bagi Guru PAI yang belum menerima berbagai tunjangan profesi.
RADARSINGAPARNA.COM – Mobilitas masyarakat pada lintas Jakarta-Bandung terus meningkat. Perjalanan untuk bekerja, kuliah, berwisata, urusan…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka seleksi mutasi bagi pegawai negeri sipil (PNS)…
RADARSINGAPARNA.COM – Masyarakat perlu memperhatikan jadwal pemadaman listrik yang berlangsung pada Senin 22 Juni 2026.…
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka rekrutmen tenaga pendukung Program The Global Fund to Fight…
RADARSINGAPARNA.COM - Hasil penelitian yang dilakukan empat alumni PTKIN mengungkap sejumlah tantangan dalam pembelajaran bahasa…
RADARSINGAPARNA.COM – Gelandang Persib Bandung Luciano Guaycochea memanfaatkan masa jeda kompetisi dengan pulang ke kampung…
This website uses cookies.