Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya sudah sejak lama menyarankan kepada pemerintah daerah agar memanfaatkan 41 aset secara langsung.
Jika hanya menunggu investor datang untuk investasi akan cukup lama, bahkan tidak diketahui kapan ada investornya.
”Kalau menunggu adanya investor terus akan lama, saya sarankan pemerintah bergerak langsung,” ujar Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya ini.
Sambil menunggu adanya investor, tambah dia, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya harus membenahi aset-aset daerah tersebut.
Baca Juga: Pemkab Tasikmalaya Menggagas Pembangunan Rumah Sakit Jiwa, Anda Setuju?
Dia meyakini pembenahan atau perawatan akan menjadi daya trik untuk dimanfaatkan oleh investor.
Dengan kondisi tidak terawat seperti saat ini, tambah dia, bagaimana akan ada investor yang menginvestasikan dananya.
”Jangan sampai juga ada asumsi dan pandangan negatif dari masyarakat bahwa tidak ada pemanfaatan yang jelas dari pemerintah,” kata dia.
Selain pembenahan dan perawatan, sambil menunggu investor, pemerintah kabupaten harus mulai pembangunan agar aset 41 titik bisa menghasilkan pendapatan asli daerah.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.