Camat Singaparna Tono Haeruman juga memberikan apresiasi. Dia menilai langkah desa sudah tepat.
Program tersebut dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Penanganan stunting disebut sebagai isu strategis.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia di masa depan dipengaruhi kondisi kesehatan anak saat ini.
BACA JUGA: Cara Bayar Pajak Kendaraan Lewat WhatsApp, Tak Perlu Datang ke Samsat, Cukup dari Rumah
Keterlibatan orang tua dinilai sangat menentukan. Dukungan keluarga diperlukan dalam penanganan stunting.
Kesadaran masyarakat diharapkan meningkat. Pemantauan tumbuh kembang anak perlu dilakukan secara rutin.
Deteksi dini dianggap penting. Penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Upaya pencegahan stunting membutuhkan kerja sama. Peran pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader dan keluarga harus berjalan bersama.
Program serupa diharapkan terus dilakukan. Desa lain juga didorong mengikuti langkah ini. Jika dilakukan secara konsisten, angka stunting diyakini bisa ditekan.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.