Selain kurang ramah lingkungan, bantalan kayu kurang tahan lama dan mudah lapuk terutama di daerah dengan tingkat kelembapan tinggi.
Dengan ciri khas tersebut, masa penggunaan bahan sintesis akan lebih lama dibandingkan dengan bahan kayu, sehingga dapat lebih efisiensi dalam pembiayaan perawatan prasarana.
Alasan tersebut diambil KAI dengan pertimbangan bantalan rel sintetis memiliki umur teknis yang jauh lebih panjang dibandingkan dengan bantalan rel kayu karena memiliki kekuatan lebih tinggi dan juga ketahanan terhadap cuaca jauh lebih baik.
Dengan demikian, biaya perawatan serta jadwal penggantian bantalan sintetis akan menjadi lebih hemat dan optimal, dengan masa pakai yang lebih panjang dibandingkan bantalan kayu.
Selain memperhatikan aspek keefektifan dan keefisienan, KAI juga sangat mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan ketika memutuskan untuk mengganti bantalan kayu dengan bantalan sintetis.
PT KAI telah melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan material bantalan rel sintetis memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Pengujian tersebut mencakup:
a. Test of bending strength dan Young’s modulus in flexure (Uji kekuatan lentur dan modulus Young pada lenturan)
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.