Hingga saat ini, Dewan Pers juga belum menerima laporan dari media terkait kendala atau hambatan dalam menjalankan tugas peliputan demonstrasi.
“Sampai hari ini belum ada keluhan dari media mengenai kesulitan dalam meliput atau menyiarkan aksi demonstrasi. Kalau memang demikian, tentu patut kita syukuri karena demokrasi berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya.
“Mahasiswa silakan menyampaikan pendapat dengan sebaik-baiknya. Namun, ada juga hak masyarakat lain yang harus dihormati, seperti mereka yang sedang bekerja, berdagang, atau menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.
Totok berharap pemerintah terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dan mendengarkan berbagai masukan yang berkembang.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan menyampaikan aspirasi secara konstruktif dengan dukungan data dan argumentasi yang kuat.
“Pemerintah harus mendengarkan apa yang disampaikan masyarakat. Sementara masyarakat, ketika menyampaikan aspirasi, sebaiknya juga dilengkapi data dan argumentasi yang kuat agar pesan yang ingin disampaikan dapat ditangkap dengan baik,” ujarnya.
RADARSINGAPARNA.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah memperbanyak kegiatan nonton…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah terus berupaya menghadirkan kemeriahan Piala Dunia FIFA 2026 kepada masyarakat di berbagai…
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui…
RADARSINGAPARNA.COM – Jakarta Fair 2026 kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Pameran tahunan terbesar…
RADARSINGAPARNA.COM – Timnas Inggris mengalami insiden tidak terduga menjelang menjalani persiapan pertandingan di Piala Dunia…
RADARSINGAPARNA.COM – Persebaya Surabaya bukan sekadar klub sepak bola bagi para pendukungnya. Banyak kisah tumbuh…
This website uses cookies.