Keluarga Nenden Nur Agustina melaporkan dugaan malapraktik di klinik Kota Banjar. -radartasik.id-
RADARSINGAPARNA.COM – Keluarga almarhumah Nenden Nur Agustina (43), warga Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar, melaporkan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran atau dugaan malapraktik yang dilakukan seorang dokter di salah satu klinik di Kota Banjar setelah pasien tersebut meninggal dunia.
Kasus tersebut mencuat setelah kuasa hukum keluarga korban, Nesa Hadi Susanto SH MH, mengungkap kronologi yang dilansir dari laman radartasik.id terkait penanganan medis yang dijalani Nenden sejak awal kehamilan hingga akhirnya meninggal pada Mei 2026.
Menurut Nesa, persoalan bermula ketika Nenden menjalani pemeriksaan kehamilan pada Januari 2026 dan beberapa bulan kemudian dinyatakan mengalami kondisi janin yang tidak berkembang.
“Beberapa bulan kemudian kontrol ke salah satu klinik, selanjutnya istri dari klien kami dinyatakan bahwa janinnya tidak berkembang dan harus dilaksanakan operasi (di kuret, red),” ucapnya saat memberikan keterangan kepada wartawan Jumat (12/6/2026).
Keluarga sempat meminta alternatif penanganan selain tindakan kuret, namun dokter disebut menyarankan penggunaan obat penggugur kandungan sebagai pilihan lain.
RADARSINGAPARNA.COM - Perpustakaan Kementerian Agama memanfaatkan momentum libur sekolah 2026 dengan menggelar program Petualangan Literasi:…
RADARSINGAPARNA.COM - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina International Shipping memastikan kapal tanker Very Large Crude…
RADARSINGAPARNA.COM - Masyarakat diminta tidak panik apabila menerima kunjungan petugas Samsat yang membawa surat pemberitahuan…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya memanfaatkan bonus demografi dengan mendorong generasi usia produktif menjadi…
RADARSINGAPARNA.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan peluncuran program biodiesel 50 persen (B50) menjadi…
RADARSINGAPARNA.COM - Jawa Barat memastikan dua wakil terbaik cabang olahraga bulu tangkis melaju ke Olimpiade…
This website uses cookies.