Dikutip dari Disway.id, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan perubahan harga merupakan bagian dari tata kelola energi nasional.
Tujuannya untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan dan ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat.
Menurutnya, harga Pertamax dan Pertamax Green telah ditetapkan melalui proses evaluasi berdasarkan formula yang ditentukan pemerintah.
BACA JUGA: Perumda Tirta Sukapura Jaring 80 Calon Pelanggan Baru di Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya
Keputusan itu juga tetap dikoordinasikan dengan regulator agar distribusi BBM berkualitas dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Meski harga mengalami kenaikan, Pertamina memastikan ketersediaan BBM non-subsidi tetap aman.
Roberth menyatakan pasokan Pertamax dan Pertamax Green masih tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok.
Di tengah kenaikan BBM non subsidi, harga BBM subsidi (Pertalite dan Biosolar) tidak mengalami perubahan.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.