Dalam demonstrasi tersebut, anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, turut melakukan simulasi pendaftaran bantuan sosial secara langsung.
Proses pengajuan dilakukan melalui laman perlinsos.kemensos.go.id menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan verifikasi biometrik berupa pemindaian wajah.
Perwakilan Dewan Ekonomi Nasional, Rahmat Danu Andika, menjelaskan bahwa sistem tersebut dirancang untuk memastikan identitas pemohon sesuai dengan data resmi pemerintah.
“Barusan yang terjadi adalah satu, dicek bahwa yang bersangkutan betul manusia di depan handphone, dan yang kedua dicek ke Dukcapil sebagai source of truth biometrik populasi Indonesia. Bahkan tanpa meng-input nama, data langsung muncul secara real-time sebagai balikan dari Dukcapil,” jelasnya.
Rahmat menerangkan bahwa setelah proses autentikasi biometrik selesai, sistem langsung melakukan pengecekan ke berbagai basis data yang terhubung secara otomatis.
“Begitu pengajuan dilakukan, sistem secara instan akan bertanya ke berbagai sumber data mulai dari kepemilikan kendaraan, status pekerjaan dan upah, konsumsi listrik, hingga kepemilikan aset tanah semuanya database to database secara real time,” urainya.
RADARSINGAPARNA.COM — Persib terus bergerak mencari pemain baru. Terbaru, Enriko Papa akui dihubungi Persib Bandung…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar dalam mempercepat pembangunan desa meski jumlah desa mandiri…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali melaksanakan tradisi ziarah ke makam para leluhur Tatar Galuh…
RADARSINGAPARNA.COM— Kesetiaan putra Surabaya ini berlanjut karena Malik Risaldi perpanjang kontrak di Persebaya. Meman gada…
RADARSINGAPARNA.COM - Sebanyak ratusan santri Pondok Pesantren Salafiyah Al-Muchtar Singarani di Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna,…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya masih menantikan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional terkait rencana…
This website uses cookies.