Jumlah tersebut terdiri atas 1.178 careworker dan 62 nurse yang bekerja di sektor kesehatan Jepang.
“Pekerja migran adalah wajah Indonesia di mata dunia. Apa yang kalian lakukan hari ini dapat berdampak pada citra bangsa di masa depan, baik maupun buruk,” tegasnya.
Ia mengingatkan seluruh PMI agar selalu menaati aturan yang berlaku di negara tujuan dan menjaga profesionalisme selama bekerja.
“Kalian harus selalu mematuhi seluruh peraturan di negara penempatan serta bekerja dengan sungguh-sungguh demi menjaga citra positif pekerja Indonesia,” katanya.
Selain itu, para pekerja migran diminta mengelola keuangan secara bijak selama bekerja di luar negeri.
Kementerian P2MI telah menyiapkan Buku Saku Literasi Keuangan untuk membantu pekerja mengatur remitansi agar memberi manfaat jangka panjang bagi keluarga.
Peningkatan kompetensi dan keterampilan juga menjadi perhatian agar para PMI memiliki bekal saat kembali ke Indonesia.
Mukhtarudin menegaskan pemerintah akan terus memberikan pelindungan dan pendampingan bagi pekerja migran yang menghadapi permasalahan di negara penempatan.
“Negara selalu hadir untuk memberikan pelayanan pelindungan kepada kalian,” ujarnya.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.