Namun, Rosa tidak memberi karena tidak bisa mengupas kelapa muda. Sedangkan suaminya yang bisa mengupas kelapa muda sedang tidak ada di rumah.
Rosa memberi air putih karena kasihan melihat sang pria datang tergopoh-gopoh. Sang pria meminumnya dengan cepat seperti orang yang sangat kehausan.
Tidak lama kemudian, pria tersebut pindah dari tempat duduk tembok ke bangku kayu. Di sana korban terlihat kejang dan meninggal dunia.
Rosa menghubungi suaminya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mangkubumi.
Petugas Polsek Mangkubumi datang bersama tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya. Mereka mengecek kondisi korban. Sang pendekar sudah meninggal.
Heri Riswana, suami Rosa, mengatakan pria tersebut sudah tiga kali singgah di warungnya. Kondisinya selalu tampak kelelahan.
”Seperti malu-malu minta kelapa muda. Ya saya kasih dan minumnya seperti orang kehausan,” tuturnya pria 29 tahun tersebut.
Heri pernah menanyakan asal-usulnya karena pakaiannya tergolong tidak biasa, mirip kostum pendekar.
RADARSINGAPARNA.COM – Rencana pembukaan formasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya pada…
RADARSINGAPARNA.COM – New Honda Vario Evo 160 resmi hadir sebagai generasi terbaru skutik premium 160…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah mengusulkan kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Sosial mematangkan seluruh persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 melalui rapat…
RADARSINGAPARNA.COM - Para peraih medali Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah memastikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat…
This website uses cookies.