Saat itu pria tersebut mengaku bernama Elang asal Banten. Dia berada di Tasikmalaya untuk berziarah. Elang juga mengaku memilik teman orang Singaparna.
Pria yang diperkirakan berusia 50 tahun itu sempat mengaku sakit di bagian perut. Heri pernah memberi makan dan ongkos naik angkot.
Di hari yang sama, sopir Bus Primajasa Tami HR meninggal dunia di Tol Cipali KM 100+600 arah Jakarta Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang.
Sopir Bus Primajasa berusia 46 tahun itu merupakan warga Dusun Margajaya Desa Winduraja Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis.
Dikutip dari Radartasik.id, Panit Intel Polsek Kawali Aipda Agung Mulyana menyatakan benar sopir Bus Primajasa yang meninggal dunia merupakan warga Kawali, Ciamis.
Jenazah Tami tiba di rumah duka pada waktu Maghrib dan dimakamkan setelah waktu Isya.
Corporate Communication PO Primajasa Usman Kusmana mengatakan benar sopir meninggal dunia dan sudah ditangani.
Video detik-detik sebelum sopir Bus Primajasa meninggal dunia sempat beredar luas di media sosial.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengakhiri layanan rehabilitasi sosial bagi 48 anak asuh lulusan…
RADARSINGAPARNA.COM - Sebanyak 3.962 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan dalam kegiatan Lebaran Yatim…
RADARSINGAPARNA.COM – Liburan sekolah selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu anak-anak. Setelah menjalani kegiatan belajar,…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan New Honda Vario Evo 160. Skutik…
RADARSINGAPARNA.COM – Tanaman eceng gondok yang selama ini dikenal sebagai gulma perairan ternyata dapat memberikan…
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan aturan baru MPLS Ramah 2026. Program…
This website uses cookies.