Laporan tersebut berisi temuan mengenai kekurangan, kejanggalan, hingga dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, kualitas kepemimpinan sangat menentukan keberhasilan sebuah organisasi. Organisasi yang dipimpin dengan baik akan berjalan sesuai tujuan.
Sebaliknya, kepemimpinan yang tidak kompeten atau tidak jujur dapat menghambat pencapaian program.
Karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan MBG tetap berada di jalur yang benar.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyoroti peran penting SPPI dalam mendukung keberhasilan program. Para lulusan SPPI telah dibekali kemampuan kepemimpinan dan manajemen untuk mengelola dapur-dapur MBG di berbagai daerah.
Selain keterampilan teknis, mereka juga mendapatkan pembinaan terkait nilai pengabdian, integritas, dan semangat kebangsaan.
Presiden menilai para anggota SPPI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan layanan makanan bergizi berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Presiden menegaskan pemerintah akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti menyalahgunakan amanah rakyat.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.