Laporan tersebut berisi temuan mengenai kekurangan, kejanggalan, hingga dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, kualitas kepemimpinan sangat menentukan keberhasilan sebuah organisasi. Organisasi yang dipimpin dengan baik akan berjalan sesuai tujuan.
Sebaliknya, kepemimpinan yang tidak kompeten atau tidak jujur dapat menghambat pencapaian program.
Karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan MBG tetap berada di jalur yang benar.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyoroti peran penting SPPI dalam mendukung keberhasilan program. Para lulusan SPPI telah dibekali kemampuan kepemimpinan dan manajemen untuk mengelola dapur-dapur MBG di berbagai daerah.
Selain keterampilan teknis, mereka juga mendapatkan pembinaan terkait nilai pengabdian, integritas, dan semangat kebangsaan.
Presiden menilai para anggota SPPI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan layanan makanan bergizi berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Presiden menegaskan pemerintah akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti menyalahgunakan amanah rakyat.
RADARSINGAPARNA.COM – Korlantas Polri memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh 2026. Kegiatan ini akan berlangsung mulai…
RADARSINGAPARNA.COM – Destinasi wisata milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mencatat ribuan kunjungan selama libur panjang akhir…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Desa Sukaherang Kecamatan Singaparna terus memperkuat upaya pencegahan stunting. Fokus diberikan pada…
RADARSINGAPARNA.COM – Persib Bandung dipastikan harus kembali tampil di kompetisi Asia pada musim 2026/2027. Maung…
RADARSINGAPARNA.COM – Membayar pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat semakin mudah. Masyarakat tidak lagi harus…
RADARSINGAPARNA.COM – Kawasan wisata adat Kampung Naga di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya resmi…
This website uses cookies.