Dampak paling besar dirasakan petani dan pelaku usaha pangan yang sebelumnya memiliki pasar tetap melalui program tersebut.
Dia menilai penurunan harga memang menguntungkan konsumen dalam jangka pendek. Namun secara ekonomi, kondisi tersebut dapat menekan pendapatan produsen dan pelaku usaha kecil.
Karena itu, keberlanjutan program diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.
Ucu menegaskan dukungan terhadap MBG tidak hanya berasal dari relawan.
Banyak pihak yang menginginkan program tersebut tetap berjalan. Mereka antara lain petani, peternak ayam, pemasok bahan pangan, pelaku UMKM, BUMDes, dan masyarakat yang telah merasakan manfaatnya.
Dia berharap pemerintah dapat menemukan solusi terbaik agar tujuan peningkatan gizi masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan tetap dapat diwujudkan secara bersamaan.
Sementara Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Rubi Azhara mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti aksi secara tertib.
Menurutnya, berbagai evaluasi telah dilakukan terhadap pelaksanaan program. Manfaat yang dirasakan masyarakat telah dipetakan. Sejumlah kekurangan di setiap SPPG juga telah diidentifikasi untuk menjadi bahan perbaikan.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.