Dampak paling besar dirasakan petani dan pelaku usaha pangan yang sebelumnya memiliki pasar tetap melalui program tersebut.
Dia menilai penurunan harga memang menguntungkan konsumen dalam jangka pendek. Namun secara ekonomi, kondisi tersebut dapat menekan pendapatan produsen dan pelaku usaha kecil.
Karena itu, keberlanjutan program diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.
Ucu menegaskan dukungan terhadap MBG tidak hanya berasal dari relawan.
Banyak pihak yang menginginkan program tersebut tetap berjalan. Mereka antara lain petani, peternak ayam, pemasok bahan pangan, pelaku UMKM, BUMDes, dan masyarakat yang telah merasakan manfaatnya.
Dia berharap pemerintah dapat menemukan solusi terbaik agar tujuan peningkatan gizi masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan tetap dapat diwujudkan secara bersamaan.
Sementara Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Rubi Azhara mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti aksi secara tertib.
Menurutnya, berbagai evaluasi telah dilakukan terhadap pelaksanaan program. Manfaat yang dirasakan masyarakat telah dipetakan. Sejumlah kekurangan di setiap SPPG juga telah diidentifikasi untuk menjadi bahan perbaikan.
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan aturan baru MPLS Ramah 2026. Program…
RADARSINGAPARNA.COM – Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan…
RADARSINGAPARNA.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Sosial membuka peluang kolaborasi dengan ITB Visi Nusantara Bogor untuk memperkuat program…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut berupaya memperkuat tata kelola klaim BPJS Kesehatan untuk memastikan pelayanan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menegaskan komitmennya untuk meningkatkan perlindungan, kesejahteraan,…
This website uses cookies.