Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusulkan 90 formasi ASN tahun 2026. -Ilustrasi-
RADARSINGAPARNA.COM – Rencana pembukaan formasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya pada tahun 2026 belum sepenuhnya pasti.
Meski usulan formasi telah diajukan ke pemerintah pusat, pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari Kementerian PANRB.
Selain itu, kemampuan keuangan daerah menjadi faktor penting yang akan menentukan realisasi rekrutmen tersebut.
Dikutip dari Radartasik.id, Kepala BKPSDM Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan total 90 formasi ASN untuk tahun 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari 30 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum dan 60 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu.
Menurut Gungun, seluruh usulan telah disampaikan kepada pemerintah pusat. Saat ini, Pemkot Tasikmalaya tinggal menunggu keputusan dan penetapan dari Kementerian PAN-RB.
Gungun menerangkan bahwa seluruh formasi CPNS yang diusulkan diperuntukkan bagi jabatan teknis sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah.
Namun, jumlah formasi tersebut belum bersifat final. Pemerintah pusat dan daerah masih melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, terutama kemampuan fiskal daerah.
RADARSINGAPARNA.COM - Perpustakaan Kementerian Agama memanfaatkan momentum libur sekolah 2026 dengan menggelar program Petualangan Literasi:…
RADARSINGAPARNA.COM - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina International Shipping memastikan kapal tanker Very Large Crude…
RADARSINGAPARNA.COM - Masyarakat diminta tidak panik apabila menerima kunjungan petugas Samsat yang membawa surat pemberitahuan…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya memanfaatkan bonus demografi dengan mendorong generasi usia produktif menjadi…
RADARSINGAPARNA.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan peluncuran program biodiesel 50 persen (B50) menjadi…
RADARSINGAPARNA.COM - Jawa Barat memastikan dua wakil terbaik cabang olahraga bulu tangkis melaju ke Olimpiade…
This website uses cookies.