Namun kondisi yang diharapkan membaik justru semakin memburuk karena kaki Gunawan terus membengkak.
Akibat pembengkakan yang semakin parah, Gunawan kemudian dirujuk dari RS TMC ke RSUD Dokter Soekardjo untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Tim medis akhirnya mengambil langkah amputasi setelah jaringan pada kaki kanannya mengalami pembusukan yang cukup serius.
Setelah kembali ke rumah, kondisi kesehatannya ternyata belum membaik dan ia masih sering merasakan nyeri pada bagian punggung.
“Jadi sehari-hari sekarang kondisi Gunawan sudah tidak bisa apa-apa terbaring di atas kasur. Di tengah kondisi yang belum membaik, ada perhatian dari Baznas memberikan jangka dan roda kepada Gunawan,” kata dia.
Yayat menyebut pihak keluarga juga menerima penjelasan bahwa Gunawan mengalami kelainan darah yang berpengaruh terhadap kondisi tulangnya.
“Masalah yang dihadapi keluarga sekarang ada keterbatasan biaya untuk perawatan Gunawan. Ya sedikit-sedikit ada perhatian dari RT, yang mengusahakan agar tetap ada bantuan, salah satunya dari Baznas,” jelasnya.
Keterbatasan ekonomi menjadi hambatan terbesar bagi keluarga untuk melanjutkan pengobatan dan perawatan secara rutin.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Ciamis secara resmi memberangkatkan kontingen yang akan berlaga pada ajang POPWILDA…
RADARSINGAPARNA.COM – Baterai yang cepat habis menjadi salah satu keluhan paling umum pengguna smartphone. Selain…
RADARSINGAPARNA.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang terdampak…
RADARSINGAPARNA.COM – Sekolah Rakyat 41 Kota Tasikmalaya dipersiapkan pemerintah sebagai salah satu upaya memperluas akses…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemkot Tasikmalaya mulai mengevaluasi pelaksanaan APBD 2026 setelah sejumlah indikator keuangan daerah belum…
RADARSINGAPARNA.COM – Sebanyak 181 SPPG di Kabupaten Ciamis akan menghentikan operasional MBG selama masa libur…
This website uses cookies.