Keluarga berharap ada dukungan dari berbagai pihak agar Gunawan dapat menjalani perawatan intensif hingga kesehatannya berangsur membaik.
“Harapan keluarga sebagai pamannya, agar Gunawan bisa membaik kondisinya, normal kembali walaupun kakinya sudah diamputasi. Ya alhamdulillah sedikit-sedikit ada perhatian dari sekolah SMPN 2 Singaparna. Kami berharap pemerintah hadir, ada perhatian pemkot Tasikmalaya, kalau tidak ada kami akan mencoba menyampaikan ke Kang Dedi Mulyadi,” ujar Yayat.
Selain kebutuhan perawatan harian, keluarga juga harus menanggung biaya pembersihan luka yang mencapai sekitar Rp120 ribu setiap hari.
Sementara itu, Ketua RT 03 RW 05 Kampung Cipawitra, Ejen, mengatakan pihaknya telah mengajukan bantuan melalui pemerintah setempat agar kebutuhan pengobatan Gunawan dapat terbantu.
“Intinya kami terus mendorong agar warga kami yang sedang membutuhkan biaya untuk pengobatan bisa mendapatkan perhatian. Walaupun belum ada perhatian dari pemerintah kota,” tambah Ejen.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.