Kapolsek Puspahiang Iptu Dedi Haryana menjelaskan beberapa orang mengaku pernah diketuk pintunya. Salah satunya berstatus janda.
Meskipun peristiwa ketuk pintu itu ada namun tidak banyak jumlahnya. Cuma beberapa orang yang mengaku pernah diketuk pintunya.
Kapolsek memastikan teror ketuk pintu disertai pembacokan dan pemerkosaan merupakan informasi bohong alias hoax.
Dedi meminta masyarakat tidak terpancing oleh informasi bohong alias hoax tersebut.
Dia berharap aksi iseng ketuk pintu tidak terjadi lagi. Jika sudah meresahkan dapat ditindak secara hukum.
Dedi juga meminta tidak membuat gaduh dan tidak lagi melakukan aksi ketuk pintu yang membikin takut warga.
”Kami kepolisian tidak akan tinggal diam kalau memang sudah meresahkan,” kata dia, Kamis 12 September 2024 lalu.
RADARSINGAPARNA - Zero-Day AI Attack kini jadi ancaman serius dalam keamanan digital global. Agen AI…
RADARSINGAPARNA - AI agent payments dan pembayaran otomatis kini jadi kenyataan menegangkan sekaligus menarik. Agen…
RADARSINGAPARNA - YouTube AI Music Hosts hadir sebagai inovasi baru dalam musik digital. Fitur ini…
RADARSINGAPARNA - AI slop dan konten AI buruk menjadi fenomena berbahaya di era digital. Keduanya…
RADARSINGAPARNA - Google terus menghadirkan inovasi baru di bidang kecerdasan buatan, salah satu yang kini…
RADARSINGPARNA - AI Avatar 3D kini menjadi salah satu topik terpopuler di dunia digital. Banyak…
This website uses cookies.