Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda menjelaskan dugaan pelanggaran kampanye yang beredar di masyarakat. Foto: Ujang Nandar/Radartasik.com
SINGAPARNA, RADARSINGAPARNA.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya tengah mendalami dugaan pelanggaran kampanye.
Dugaan pelanggaran kampanye tersebut berupa bahan pokok disertai specimen surat suara salah satu pasangan calon.
Dugaan pelanggaran tersebut berupa foto bapok dan specimen surat suara itu beredar di media sosial dan grup WhatsApp.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda menyebutkan Bawaslu telah mendapatkan informasi dugaan pelanggaran tersebut.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Air Terjun Bidadari yang Belum Kamu Tahu!
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, tambah dia, Bawaslu saat ini tengah melakukan proses pendalaman.
Informasi awal yang diterima Bawaslu, kata dia, dugaan pelanggaran itu berupa bahan pokok yang terdapat spesimen surat suara salah satu pasangan calon.
Terkait dugaan ini, Bawaslu akan memastikan terlebih dahulu dengan melakukan investigasi. Saat ini dugaan tersebut masih informasi awal sampai ke Bawaslu.
Bawaslu hingga saat ini belum mengetahui lokasi termasuk cerita bisa muncul foto dugaan pelanggaran yang beredar tersebut.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Air Terjun Bidadari yang Belum Kamu Tahu!
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat penyediaan energi berkelanjutan melalui jaminan pasokan dan…
RADARSINGAPARNA.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM)…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah resmi menyampaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025…
RADARSINGAPARNA.COM - Pengurus DPD Persatuan Ummat Islam (PUI) dan DPD Wanita PUI Kabupaten Ciamis resmi…
RADARSINGAPARNA.COM - Pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) resmi…
RADARSINGAPARNA.COM - Neraca perdagangan Jawa Barat mencatat surplus sebesar USD 11,31 miliar sepanjang Januari hingga…
This website uses cookies.