Untuk pembangunan kembali kobong yang terbakar, kata Aceng, saat ini masih belum mendapatkan bantuan.
Pihak pesantren berencana membangun kembali kobong yang terbakar. Dengan senang hati bila ada yang akan membantu membangun kembali fasilitas pendidikan santri yang terbakar.
Wakil Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya Ayatulloh Romdoni mengatakan pemadaman ditangani Damkar, Tagana, pemerintah desa dan warga. Api padam sekitar pukul 04.00 WIB.
Dia menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Diperkirakan kerugian materi lebih dari Rp 100 juta.
Kebakaran diduga akibat korek gas di tungku kayu bakar meledak. Ledakannya menimbulkan percikan api dan membakar dinding dapur.









