Ia menegaskan bahwa Celebration Bobotoh for Humanity 2026 bukan sekadar ajang perayaan bagi suporter sepak bola.
Menurut Sukma, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial yang ingin ditunjukkan komunitas Bobotoh kepada masyarakat luas.
“Kami di sini berkumpul untuk tujuan bersama masuk ke dalam entitas sosial dalam menjunjung rasa solidaritas dan kepedulian sesama. Ini membuktikan bahwa Viking Distrik Garut ingin memutus stigma orang-orang yang beranggapan bahwa supporter itu yang ugal-ugalan dan anarkis,” tegas Sukma.
Ia menambahkan bahwa komitmen memberikan manfaat kepada masyarakat akan terus menjadi bagian dari transformasi positif yang dibangun Bobotoh di Kabupaten Garut.
“Ini membuktikan bahwa setiap kegiatan bukan hanya untuk nonton Persib saja, tetapi ada setianya untuk masyarakat Garut,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, semangat solidaritas sosial diharapkan semakin kuat, citra positif komunitas suporter semakin berkembang, dan pelaku UMKM memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.









