Menurutnya, sebanyak 86,9 persen SPPG memiliki minimal satu pemasok kecil dari UMKM lokal.
Ia juga menyebut rata-rata setiap SPPG menggandeng sekitar tiga UMKM dalam rantai pasoknya.
“Jadi ini membuktikan bahwa program MBG ini selain tadi mencapai tujuan Bapak Presiden untuk perbaikan gizi dari anak-anak Indonesia, ini juga menciptakan ekosistem supply chain yang baru. Nah, yang lebih menarik ada sekitar 64-65 persen sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada,” tambah Seto.









