Home Nasional Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Dapat Apresiasi Kementerian Ekraf, Dorong Penguatan Perfilman...

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Dapat Apresiasi Kementerian Ekraf, Dorong Penguatan Perfilman Nasional

Kolaborasi Kreatif dan Pesan Keluarga

Menteri Ekraf juga menyoroti unsur kolaborasi yang dihadirkan dalam film tersebut, termasuk keterlibatan subsektor musik yang memperkaya nilai kreatif karya.

“Film ini menarik karena menggabungkan berbagai unsur kreatif, tidak hanya dari sisi cerita tetapi juga melalui kolaborasi dengan subsektor musik. Kementerian Ekraf akan terus mendukung penguatan karya kreatif melalui berbagai bentuk amplifikasi agar semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mengapresiasi karya lokal,” lanjut Menteri Ekraf.

Sementara itu, Ferly Halim menjelaskan bahwa Takkan Kubiarkan Kau Menangis mengangkat kisah hubungan anak dan ibu dengan penekanan pada pentingnya komunikasi dalam keluarga.

Film tersebut juga mengajak masyarakat untuk membangun kembali kedekatan emosional serta menunjukkan kasih sayang kepada orang tua.

“Film ini kami buat sebagai persembahan seorang anak kepada ibunya. Kami ingin menyampaikan bahwa film bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga bisa menjadi alat edukasi karena masyarakat dapat melihat, merasakan, dan mengambil pesan dari cerita yang disampaikan,” jelas Ferly Halim.

Ferly berharap dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah dapat membantu memperluas publikasi film sehingga pesan yang diusung menjangkau lebih banyak masyarakat.

Diproduksi di Semarang, Jawa Tengah, film ini memadukan budaya lokal melalui penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa serta melibatkan berbagai talenta kreatif dari dunia film dan musik.

Takkan Kubiarkan Kau Menangis dijadwalkan tayang di bioskop pada 16 Juli 2026 dan saat ini sedang dalam tahap penjajakan distribusi ke pasar internasional.

Kementerian Ekraf menegaskan bahwa industri perfilman menjadi salah satu sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya bangsa.