Dengan alat itu, tegas dia, ada patokan bagi masyarakat pesisir. Alat itu nanti menjadi acuan bagi masyarakat untuk kewaspadaan apabila terjadi gempa dan tsunami.
Baca Juga: 7.214 Tamatan SMA Sederajat untuk Formasi CPNS 2024 di Kemenkum HAM, Ini 7 Dokumen Persyaratannya
Dia mengatakan saat ini belum ada alat pendeteksi yang langsung terhubung dengan tanda peringatan atau sirine. Padahal alat tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.
Warga Kecamatan Cipatujah Muhamad Robi membenarkan isu megathrust patah saat ini lagi ramai. Selain dibicarakan oleh warga juga di media sosial.
Menurut dia, isu tersebut membuat masyarakat khawatir apalagi belum ada informasi yang jelas, apakah akan terjadi atau tidak dalam waktu dekat.
Muhamad berharap lempeng megathrust tidak terjadi patah walaupun tidak bisa dihindari karena kehendak alam.
Beredar kabar bahwa patahnya lempeng megathrust akan diikuti gempa berkekuatan 8,7 magnitudo dan tsunami 15 meter. Tsunami akan sampai ke tepi pantai sekitar 23 menit kemudian.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.