Hal ini disebut hanya masalah waktu karena segmen-segmen sumber gempa di sekitarnya telah melepaskan gempa besar. Sedangkan di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut belum terjadi hingga saat ini.
Dipahami secara umum bahwa hingga kini belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat secara tepat dan akurat memprediksi gempa, termasuk waktu, lokasi, dan kekuatannya.
Sehingga, semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi sekalipun tahu potensinya.
”Sekali lagi, informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini,” tegas dia di laman resmi BMKG.
Karena itu, jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat.
Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas sehari-hari seperti biasa, termasuk melaut, berdagang, dan berwisata di pantai.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) selalu siap memberikan informasi gempa dan peringatan dini tsunami dengan cepat dan akurat.
RADARSINGAPARNA.COM— Telah resmi Shin Tae Yong jadi pelatih baru Persija Jakarta untuk musim depan. Menarik…
RADARSINGAPARNA.COM – Pelatih Persebaya Bernardo Tavares merasa kehilangan Bruno Moreira tinggalkan Persebaya Surabaya. Bruno Moreira…
RADARSINGAPARNA.COM – Pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 dan Operasi Patuh Jaya 2026 resmi diundur. Kepastian…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT Jabar Environmental Solutions (PT JES) resmi menandatangani…
RADARSINGAPARNA.COM - Masjid dan musala yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama…
RADARSINGAPARNA.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan aturan pelabelan yang melarang penggunaan klaim…
This website uses cookies.