Penjelasan BMKG Soal Megathrust Selat Sunda
Melalui keterangan tertulis, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan pembahasan mengenai potensi gempa di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut bukan hal baru.
Menurut dia, isu gempa di zona megathrust sudah lama, bahkan sudah ada sejak sebelum terjadi Gempa dan Tsunami Aceh 2004.
Munculnya kembali pembahasan potensi gempa di zona megathrust saat ini, kata dia, bukan bentuk peringatan dini yang seolah-olah dalam waktu dekat akan terjadi gempa besar. ”Tidak demikian,” katanya.
BMKG hanya mengingatkan kembali keberadaan Zona Megathrust Selat Sunda sebagai sebuah potensi yang diduga para ahli sebagai zona kekosongan gempa besar yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.
Karena dapat melepaskan energi gempa signifikan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, maka seismic gap harus diwaspadai.
Ditegaskan bahwa muncul kembali pembahasan potensi gempa di zona megathrust tidak berkaitan langsung dengan kejadian gempa 7,1 magnitudo di Tunjaman Nankai dan Prefektur Miyazaki Jepang.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.