
RADARSINGAPARNA.COM— Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bangkit dan memperlihatkan sinyal pemulihan setelah sempat mengalami tekanan cukup dalam pada awal Juni 2026.
Menutup perdagangan 12 Juni 2026, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu berakhir di zona hijau pada level 6.007 atau melonjak 7,38 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Kebangkitan tersebut dinilai tidak terlepas dari kombinasi sentimen positif yang datang dari pasar global maupun domestik.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Imam Gunadi, menilai masuknya kembali dana asing menjadi salah satu katalis utama yang menopang penguatan pasar.
Sepanjang perdagangan terakhir pekan lalu, investor asing tercatat membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp287,4 miliar.
Menurut Imam, pasar global memberikan respons yang cukup konstruktif meski inflasi Amerika Serikat meningkat menjadi 4,2 persen.
Pelaku pasar justru lebih fokus pada perkembangan positif dari Timur Tengah, terutama terkait potensi tercapainya kesepakatan ekspor minyak Iran yang berpotensi mengurangi kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia.









