
RADARSINGAPARNA.COM – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi pengingat bagi umat Islam untuk melakukan evaluasi diri sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik.
Dilansir dari laman kemenag.go.id, Kementerian Agama mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Muharam untuk memperkuat kepedulian sosial, mempererat solidaritas, serta membiasakan diri menyebarkan pesan-pesan positif baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menilai pesan hijrah yang terkandung dalam Muharam memiliki nilai yang tetap relevan dalam kehidupan saat ini.
Menurutnya, hijrah tidak hanya berkaitan dengan perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain.
“Refleksi Muharam mengajak kita bertanya pada diri sendiri, apakah ibadah yang kita lakukan selama ini sudah menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar. Kesalehan yang ideal adalah kesalehan yang mampu menghadirkan kepedulian dan kemaslahatan bagi sesama,” ujar Arsad di Jakarta, Minggu (14/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa pesan yang terkandung dalam Surat Al-Ma’un menegaskan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim, fakir miskin, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Arsad menambahkan bahwa nilai keberagamaan tidak cukup diwujudkan melalui ibadah pribadi semata, melainkan harus tercermin dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama.
Prinsip tersebut, menurutnya, sejalan dengan berbagai program pemberdayaan yang terus dikembangkan Kementerian Agama melalui penguatan peran masjid, pengelolaan zakat dan wakaf, serta layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Jangan sampai ibadah hanya berhenti pada ritual. Muharam mengingatkan kita bahwa keberagamaan harus melahirkan empati, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.









