
RADARSINGAPARNA.COM – Koperasi digital Migimo asal Jawa Barat berhasil melaju ke tahap Practitioner Training PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026 setelah masuk 480 besar dari lebih dari 800 tim peserta tingkat nasional pada 29 Juni 2026.
Dilansir dari laman jabarprov.go.id, kompetisi tersebut mendapat dukungan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, APUVINDO, dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia.
Migimo dikembangkan sebagai platform yang membantu Pekerja Migran Indonesia memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar melalui layanan remitansi dan kepemilikan usaha.
Founder dan CEO Migimo, Tata Sugiarta, mengungkapkan ide pengembangan platform tersebut berangkat dari pengalamannya sebagai purna Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di Jepang pada 2014 hingga 2017.
Migimo menghadirkan skema Economic Sharing Remittance sehingga sebagian keuntungan dari transaksi pengiriman uang dapat kembali kepada anggota koperasi.
Platform itu juga menyediakan konsep Remote Business Ownership yang memungkinkan Pekerja Migran Indonesia memiliki saham usaha di Indonesia tanpa harus kembali ke tanah air.
Perluas Jaringan dan Perkuat Inovasi
Kedua inovasi tersebut telah memperoleh perlindungan hukum melalui Merek Terdaftar Nomor IDM001418728 dan Hak Cipta Nomor 001058913 dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.








