Dalam realisasi penyalurannya, bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi penyumbang terbesar dengan total penyaluran mencapai Rp17,93 triliun atau lebih dari 93 persen dari keseluruhan realisasi nasional.
Kontribusi terbesar berasal dari BRI, BTN, BNI, BSI, dan Bank Mandiri.
Sementara itu, bank pembangunan daerah juga berperan dalam memperluas akses pembiayaan dengan total penyaluran Rp936,17 miliar kepada hampir dua ribu debitur.
Bank swasta turut mendukung program tersebut dengan penyaluran yang mencapai Rp370,7 miliar hingga pertengahan Juni 2026.
Pemerintah berharap peningkatan plafon dan penyaluran KPP dapat memperkuat sektor perumahan nasional, mendukung pertumbuhan UMKM terkait, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.









