“Saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan,” tegasnya.
Ia mengatakan berbagai gagasan penyelesaian masalah dapat lahir dari seluruh elemen masyarakat sehingga budaya menerima kritik perlu terus diperkuat.
“Negara yang sukses adalah negara yang berani mengetahui kekurangan, mencari persoalan, lalu mengatasinya,” ujarnya.
Presiden juga menyoroti kemajuan teknologi yang dinilai mampu mempercepat penyampaian laporan masyarakat hingga mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan.
Ia mencontohkan laporan dari sebuah desa di Kabupaten Nias yang dapat diterima dan segera ditindaklanjuti berkat perkembangan teknologi.
Meski demikian, Prabowo mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijaksana karena selain membawa manfaat juga memiliki potensi risiko.
“Teknologi bisa membantu menyelesaikan persoalan masyarakat dengan cepat. Tetapi teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia,” katanya.
Sebagai contoh, ia menyebut teknologi nuklir mampu memberikan manfaat besar di bidang energi, kesehatan, dan pertanian, namun dapat menjadi ancaman apabila disalahgunakan.









