Santri Pesantren Al-Muchtar Singarani Krisis Air Bersih, Pengurus Layangkan Somasi Terbuka ke BBWS. -radartasik.id-
RADARSINGAPARNA.COM – Sebanyak ratusan santri Pondok Pesantren Salafiyah Al-Muchtar Singarani di Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih selama lebih dari satu pekan terakhir.
Dilansir dari laman radartasik.id, kondisi tersebut terjadi setelah aliran air dari Sungai Cikunten dihentikan sementara karena adanya proyek normalisasi sungai yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.
Penghentian aliran itu berdampak langsung terhadap sumber air utama yang selama ini digunakan pesantren untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pasokan air yang biasanya dimanfaatkan untuk mandi, mencuci, berwudhu, sanitasi, hingga kolam ikan kini semakin berkurang.
Kondisi tersebut memaksa para santri mengantre hingga malam hari hanya untuk mendapatkan air guna mandi dan mencuci pakaian.
Ketersediaan air saat ini hanya mengandalkan sumur serapan yang debitnya terus menurun serta bantuan distribusi terbatas dari saluran air melalui DKM setempat.
Merasa aktivitas pesantren terganggu, pengurus akhirnya menyampaikan keluhan secara terbuka melalui video yang diunggah di akun TikTok Media Santri Tasikmalaya.
RADARSINGAPARNA.COM - Perpustakaan Kementerian Agama memanfaatkan momentum libur sekolah 2026 dengan menggelar program Petualangan Literasi:…
RADARSINGAPARNA.COM - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina International Shipping memastikan kapal tanker Very Large Crude…
RADARSINGAPARNA.COM - Masyarakat diminta tidak panik apabila menerima kunjungan petugas Samsat yang membawa surat pemberitahuan…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya memanfaatkan bonus demografi dengan mendorong generasi usia produktif menjadi…
RADARSINGAPARNA.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan peluncuran program biodiesel 50 persen (B50) menjadi…
RADARSINGAPARNA.COM - Jawa Barat memastikan dua wakil terbaik cabang olahraga bulu tangkis melaju ke Olimpiade…
This website uses cookies.