
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengakhiri layanan rehabilitasi sosial bagi 48 anak asuh lulusan SMA yang telah memiliki rencana melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja pada Rabu (24/6/2026).
Dilansir dari laman jabarprov.go.id, prosesi terminasi berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Pelayanan Sosial Griya Ramah Anak sebagai tahapan akhir pembinaan untuk membekali anak asuh menuju kehidupan yang lebih mandiri.
Sebanyak 48 peserta tersebut merupakan bagian dari 360 anak asuh yang berasal dari 17 kabupaten dan kota di Jawa Barat dan selama ini memperoleh layanan pembinaan.
Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar anak asuh telah memiliki arah yang jelas dalam menentukan masa depan setelah menyelesaikan masa rehabilitasi sosial.
Sebanyak 19 anak berhasil memperoleh pekerjaan berkat proses pembinaan dan pendampingan yang telah dijalani.
Tujuh anak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sedangkan empat lainnya memilih kuliah sambil bekerja.
Tiga anak sedang mengikuti pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.









