Home Nasional Sekolah Rakyat Dinilai Mulai Tunjukkan Hasil dalam Upaya Putus Rantai Kemiskinan

Sekolah Rakyat Dinilai Mulai Tunjukkan Hasil dalam Upaya Putus Rantai Kemiskinan

Agus Jabo menegaskan setiap anak Indonesia berhak memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi.

“Yang tidak mampu, negara yang harus menyekolahkan. Ini konsep sekolah rakyat seperti itu,” jelasnya.

Pemberdayaan Keluarga Jadi Bagian Penting Program

Selain memberikan pendidikan kepada anak, Sekolah Rakyat juga diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga peserta didik.

“Kita memberdayakan orangtua siswa ini supaya bisa mandiri, mendapatkan penghasilan sendiri dan hidupnya juga sejahtera,” jelasnya.

Furtasan Ali Yusuf menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program tersebut karena dinilai mampu membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Pasti dukung 100 persen. Karena ini cara Bapak Presiden untuk mendorong anak-anak yang tidak punya mimpi bisa diwujudkan,” ujar Furtasan.

Ia juga berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi bagian yang terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional.

Ina Liem menilai konsep Sekolah Rakyat tepat karena mempertimbangkan kondisi lingkungan keluarga yang kerap belum mendukung proses belajar anak.

“Jadi idenya memang sangat bagus. Karena pendidikan itu kan dimulai dari rumah sebetulnya ya, bukan dari sekolah. Tapi masalah masyarakat miskin dan miskin ekstrim, rumahnya ini kan tidak kondusif untuk pendidikan,” ujar Ina.