Home Nasional Antrean Pasien Poli Jiwa RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Meningkat, Layanan Kewalahan Hadapi...

Antrean Pasien Poli Jiwa RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Meningkat, Layanan Kewalahan Hadapi Lonjakan

“Kalau antrean dibuka sampai malam, mungkin jumlah pasien akan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Pernyataan itu menggambarkan tekanan layanan yang terus meningkat seiring naiknya kebutuhan kesehatan jiwa masyarakat.

Dulu gangguan kejiwaan kerap dianggap sebagai masalah pribadi yang tabu dibicarakan di ruang publik.

Kini, pasien datang dari berbagai latar belakang, terutama usia produktif yang seharusnya berada dalam fase aktif bekerja.

Namun banyak di antaranya justru menghadapi tekanan mental seperti depresi dan kecemasan yang berkepanjangan.

Sayangnya, rumah sakit tersebut belum memiliki fasilitas rawat inap khusus kesehatan jiwa.

Padahal ketentuan Kementerian Kesehatan telah mengamanatkan ketersediaan layanan tersebut di rumah sakit rujukan.

Saat ini RSUD dr Soekardjo hanya mampu memberikan layanan rawat jalan bagi pasien kejiwaan.

Jika kondisi pasien membutuhkan perawatan intensif, mereka harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain di luar daerah.

Pihak rumah sakit pun telah mengajukan pembangunan bangsal perawatan jiwa ke Kementerian Kesehatan.

Rencana tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2027 untuk memperkuat layanan kesehatan mental.