Isu megathrust patah kembali heboh di tengah masyarakat pesisir Tasikmalaya selatan. Foto: Dok. Radarsingaparna.com
CIPATUJAH, RADARSINGAPARNA.COM – Isu megathrust patah kembali heboh di tengah masyarakat pesisir Tasikmalaya selatan, Jawa Barat.
Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tasikmalaya Dedi Mulyadi mengakui saat ini heboh lagi isu lempengan megathrust akan patah.
”Iya betul isu itu muncul kembali,” kata Dedi kepada Radarsingaparna.com pada Selasa 20 Agustus 2024.
Namun, saat ini masyarakat belum mendapatkan informasi lengkap, baik dari BMKG maupun pemerintah mengenai kapan akan lempengan megathrust patah.
”Apakah itu betul akan patah atau tidak kami belum tahu kapan,” tambah tokoh masyarakat Tasikmalaya selatan ini.
Baca Juga: Modus Baru Pencurian Motor, Pemuda Tasikmalaya Bawa Kabur 24 Motor, Tawarkan Pekerjaan atau Proyek
Isu patahnya lempengan megathrust, kata dia, membuat sedikit kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat, khususnya wilayah pesisir.
Apalagi ada isu akan terjadi gempa dan tsunami dahsyat setelah megathrust patah.
”Ada yang khawatir, ada pula yang tidak. Kami sebagai nelayan tetap melaut. Intinya kami terus waspada,” kata dia.
Dengan muncul kembali isu tersebut, masyarakat Tasikmalaya Selatan berharap pemerintah melakukan sosialisasi dan alat pendeteksi dini gempa sebagai antisipasi.
RADARSINGAPARNA.COM – Besaran gaji PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak…
RADARSINGAPARNA.COM – Liburan sekolah menjadi salah satu periode dengan tingkat perjalanan masyarakat yang cukup tinggi.…
RADARSINGAPARNA.COM — H Umuh Muchtar Bos Persib tak gentar saat Persija datangkan Shin Tae Yong…
RADARSINGAPARNA.COM— Persib patut waspada setelah mantan pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong latih Persija Jakarta…
RADARSINGAPARNA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…
RADARSINGAPARNA.COM— Rebound tajam di Bursa Efek Indonesia dan menonjak hingga hampir 5 persen di sesi…
This website uses cookies.