Menurut Wawan, Petualangan Literasi tidak hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga memberikan pengalaman baru melalui kegiatan mendongeng, pemutaran film edukatif, dan permainan interaktif.
“Kami berharap pengalaman yang menyenangkan ini dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap membaca sekaligus membangun rasa ingin tahu sejak usia dini,” katanya.
Ia menambahkan Perpustakaan Kementerian Agama akan terus mengembangkan fasilitas yang nyaman serta menghadirkan program literasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Program tersebut mendapat respons positif dari para orang tua yang berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin.
“Perpustakaan Kementerian Agama terasa nyaman dan bersih. Petugasnya juga sangat ramah serta memberikan pendampingan dengan baik. Kalau ada kegiatan seperti ini lagi, saya ingin mendaftarkan anak saya,” ungkap Jeni.
Ratna Sari Dewi juga memberikan apresiasi karena menurutnya kegiatan tersebut menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan minat baca anak sejak dini.
“Kegiatannya sangat bagus dan edukatif. Anak-anak mendapatkan banyak pengetahuan baru sehingga manfaatnya sangat besar bagi mereka,” ujarnya.









