Namun berkat dukungan berbagai kementerian dan lembaga, sejumlah target persiapan berhasil dicapai sesuai kebutuhan.
Salah satu kemajuan yang mendapat perhatian adalah percepatan penerbitan visa serta distribusi aplikasi Nusuk kepada jemaah sejak masih berada di Indonesia.
Langkah tersebut dinilai mampu mengurangi berbagai persoalan yang sebelumnya kerap dialami jemaah selama berada di Arab Saudi.
“Visa terbit sekitar pertengahan Ramadan. Nusuk sudah mulai dibagikan di Tanah Air sehingga tidak ada lagi cerita jemaah yang terpisah dari keluarganya, tidak mendapatkan hotel saat tiba di Arab Saudi, maupun tercecer selama pelaksanaan ibadah,” jelasnya.
Kampung Haji dan Masa Tunggu Jadi Perhatian
Pemerintah juga mulai menerapkan sistem kontrak layanan multiyears dengan berbagai penyedia layanan haji.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan kepastian bagi mitra penyedia layanan untuk berinvestasi pada fasilitas pendukung jemaah.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memberikan sejumlah arahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji 2027.
Arahan tersebut mencakup peningkatan kualitas konsumsi, persiapan layanan yang lebih awal, hingga peningkatan mutu hotel dan akomodasi jemaah Indonesia.









