
RADARSINGAPARNA.COM – Kepemimpinan Bupati Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H Asep Sopari Al Ayubi (Cecep-Asep) genap berusia satu tahun sejak dilantik pada 4 Juni 2025.
Dalam periode tersebut, keduanya mendapat apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang diraih meski daerah menghadapi tekanan fiskal.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya harus menjalankan pembangunan di tengah berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi itu membuat ruang fiskal daerah menjadi lebih terbatas.
Dikutip dari Radartasik.id, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi PPP Karom, SpdI, MM, menilai pasangan Cecep-Asep mampu menunjukkan kinerja yang terukur meskipun menghadapi tantangan anggaran yang cukup berat.
BACA JUGA: Ini Alasan Kampung Naga Tasikmalaya Ditutup Tiga Bulan Mulai 1 Juni 2026
Menurutnya, keterbatasan fiskal tidak menghambat jalannya pembangunan. Dia menilai arah kebijakan pemerintah daerah sudah sejalan dengan visi mewujudkan Tasikmalaya yang religius, islami, adil dan makmur.
Karom menjelaskan bahwa meskipun mulai memimpin pada pertengahan tahun anggaran 2025, berbagai indikator pembangunan menunjukkan perkembangan yang positif.
Lima Indikator Makro Mengalami Perbaikan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Tasikmalaya, lima dari enam indikator makro daerah mengalami peningkatan. Sementara satu indikator lainnya tetap berada dalam kondisi stabil.









