
RADARSINGAPARNA.COM – Upaya modernisasi penyaluran bantuan sosial terus diperkuat melalui demonstrasi sistem digitalisasi bansos yang digelar Kementerian Sosial bersama Dewan Ekonomi Nasional dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu 10 Juni 2026.
Dilansir dari laman kemensos.go.id, demonstrasi tersebut menjadi ajang untuk memperlihatkan kesiapan pemerintah dalam menerapkan sistem perlindungan sosial berbasis data yang lebih transparan, akurat, dan mudah diawasi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono serta jajaran Kemensos dan perwakilan Dewan Ekonomi Nasional.
Menurut Gus Ipul, digitalisasi bansos merupakan bagian dari reformasi tata kelola bantuan sosial agar lebih akuntabel dan berbasis data yang valid.
Langkah tersebut juga mendukung arahan Presiden untuk mewujudkan satu data nasional sebagai fondasi perencanaan dan penganggaran program pemerintah.
“Melalui sistem ini, setiap pengajuan bansos dapat langsung diketahui hasilnya, termasuk alasan diterima atau ditolak. Ini penting untuk menghindari perdebatan di lapangan dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Gus Ipul.









