Penggunaan teknologi liveness detection menjadi salah satu inovasi penting untuk mencegah penyalahgunaan identitas dalam proses pengajuan bantuan.
Teknologi itu memastikan proses pendaftaran dilakukan oleh pemohon yang benar-benar hadir dan bukan melalui manipulasi foto atau video.
Saat ini program digitalisasi bansos telah diuji coba oleh Gugus Tugas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah melalui skema e-targeting.
Kemensos mencatat pengembangan sistem tersebut sedang berlangsung di 42 kabupaten dan kota di Indonesia.
Berbagai kementerian dan lembaga turut terlibat dalam pengembangan sistem terpadu tersebut guna meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial di seluruh Indonesia.









